Minggu, 20 Maret 2011

trik windows VISTA


Versi terbaik di antara kelima versi tersebut adalah Windows Vista Ultimate, kemudian disusul dengan Windows Vista Business dan Windows Vista Home Premium, lihat urutan yang penulis berikan. Windows Vista Ultimate dan Windows Vista Business dapat digunakan untuk komputer pribadi (Personal Computer) maupun Notebook, sedangkan Windows Vista Home Premium dan ke bawahnya hanya dapat digunakan untuk PC, tidak dapat digunakan untuk Notebook. Personal Computer adalah komputer yang digunakan di kursus-kursus komputer, dan sering disingkat dengan PC. Semua versi Windows Vista cara menggunakannya sama, hanya jumlah programnya yang berbeda. Dan semua versi Windows Vista dapat menggunakan Windows Media Player (program untuk memutar audio dan video), Windows Movie Maker (program untuk memotong audio atau video) dan Internet. Sebagai informasi tambahan, versi yang hampir sama dengan Windows Vista Ultimate adalah Windows Vista  Home Premium, kedua versi ini sama-sama memiliki Windows DVD Maker.

Jika Windows Vista sudah di-install ke dalam komputer Anda, Anda dapat  mengetahui versi Windows Vista Anda dengan cara sebagai berikut: Klik tombol Start, klik kanan Computer (pada versi sebelumnya namanya My Computer), kemudian klik Properties. Maka Anda akan melihat versi Windows Vista Anda, termasuk processor dan jumlah memori (RAM). Anda juga dapat melihat versi Windows Vista dengan cara sebagai berikut: Klik Start, klik Control Panel, klik System and Maintenance, kemudian klik Welcome Center. Maka Anda akan melihat versi Windows Vista Anda, termasuk processor, jumlah memori (RAM) serta VGA Card yang terpasang pada komputer Anda.

 
WINDOWS MOVIE MAKER

MENJALANKAN WINDOWS MOVIE MAKER

Program yang digunakan Windows Vista untuk memotong dan menggabungkan video atau audio sama seperti versi sebelumnya, yaitu Windows Movie Maker. Agar Anda dapat menggunakan Windows Movie Maker, maka Anda harus menggunakan VGA Card dengan kapasitas 512 MB (Megabyte) dan mendukung akselerasi (acceleration). Bisa juga menggunakan VGA Card dengan kapasitas di bawah 512 MB dan tidak mendukung akselerasi, tetapi Anda tidak dapat menggunakan Windows Movie Maker. Jika VGA Card yang terpasang pada komputer Anda tidak mendukung akselerasi, Anda dapat menggantinya dengan VGA Card yang mendukung akselerasi. Ketika Anda membeli VGA Card baru tanyakan kepada si penjual VGA Card apakah VGA Card tersebut mendukung (support) Windows Vista. Selanjutnya cara menjalankan Windows Movie Maker adalah sebagai berikut:
  1. Klik Start.
  2. Klik All Programs.
  3. Klik Windows Movie Maker.
  4. Maka Anda akan mendapatkan program Windows Movie Maker.
MEMANGGIL VIDEO

Sekarang Anda sudah dapat memanggil video untuk diedit:
  1. Jalankan Windows Movie Maker seperti di atas.
  2. Klik menu File.
  3. Klik Import Media Items.
  4. Keluar kotak dialog Import Media Items.
  5. Klik Computer, kemudian carilah di mana video yang akan diedit, setelah ketemu klik ganda untuk memasukkan, atau klik satu kali kemudian klik Import.
  6. Maka video akan dimasukkan ke dalam Windows Movie Maker.
MEMOTONG VIDEO

Setelah video dimasukkan ke dalam Windows Movie Maker seperti di atas, sekarang potonglah video pada bagian yang Anda inginkan dengan cara sebagai berikut:
  1. Klik ganda video untuk memainkan, atau klik kiri video satu kali kemudian klik tombol Play yang terdapat pada kotak Preview (kotak sebelah kanan).
  2. Maka video akan dijalankan dan tombol Play akan berubah menjadi tombol Pause. Setelah bagian (awal) video yang ingin dipotong ketemu, klik tombol Pause untuk menghentikan video, kemudian klik tombol Split untuk menghilangkan bagian kiri video. Maka bagian kiri video akan diberi nama Video dan bagian kanan menjadi Video (1).
Jalankan kembali Video (1), setelah ketemu pada bagian (akhir) video yang Anda inginkan, klik Pause untuk menghentikan video sejenak, kemudian klik Split. Maka bagian kiri video akan disimpan dalam Video (1) dan bagian kanan video akan disimpan dalam Video (2). Bagian video yang Anda inginkan adalah Video (1). Klik gandalah Video (1) untuk memainkan, atau klik kiri satu kali kemudian klik tombol Play, dan lihatlah hasilnya… Dengan cara yang sama, Anda dapat memotong kembali bagian-bagian lainnya sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan keinginan Anda. Semua potongan-potongan tersebut nanti dapat kita gabung menjadi satu video.


MENGGABUNG DAN MENYIMPAN VIDEO

Setelah video selesai Anda potong-potong seperti di atas, sekarang potongan-potongan video tersebut dapat kita gabung dan disimpan ke dalam hard disk dengan cara sebagai berikut:
  1. Seret potongan video ke dalam ke dalam Storyboard, dalam contoh ini seret Video (1) ke dalam Storyboard. Storyboard adalah kotak-kotak besar yang terdapat di bagian bawah jendela. Kemudian seret potongan video yang lain ke dalam kotak kedua dalam Storyboard. Anda dapat memasukkan beberapa potongan video ke dalam Storyboard, potongan video kedua masukkan ke kotak sebelah kanannya, dan seterusnya… Semua video (clip) yang ada dalam Storyboard, itulah nanti yang akan disimpan.
     
    Anda juga bisa memasukkan video ke dalam Storyboard dengan cara mengklik kanan video kemudian mengklik Add to Storyboard.
     
  2. Setelah selesai, klik menu File kemudian klik Publish Movie.
  3. Keluar kotak dialog Publish Movie.
  4. Tandai (klik) This computer, kemudian klik Next.
  5. Keluar kotak dialog berikutnya, pada kotak File name ketiklah nama file video Anda (misalnya videoku), kemudian klik Browse untuk menentukan ke drive dan folder mana video akan disimpan. Setelah selesai klik Next untuk melanjut.
  6. Keluar kotak dialog berikutnya, klik Publish (setuju dengan pilihan Best quality for playback on my computer (recommended)). Jika ingin kualitas video lebih tinggi, pilih More settings, kemudian pilih DV-AVI (PAL), tetapi dengan pilihan ini maka video akan berakhiran .AVI (Audio Video Interleave) dan ukuran file akan sangat besar.
  7. Maka video (clip) akan disimpan dengan akhiran .WMV (Windows Media Video), tunggulah hingga selesai.
  8. Setelah selesai, keluar kotak dialog berikutnya (Your movie has been published), tandai Play movie when I click Finish jika video ingin langsung dimainkan dengan Windows Media Player, sebaliknya hilangkan tanda caping jika video tidak ingin dimainkan otomatis. Setelah selesai, klik Finish.
  9. Selesai! Tutuplah kembali Windows Movie Maker.
Dengan cara yang sama, demikian juga memotong audio. Sekarang cobalah jalankan Windows Media Player, kemudian panggil video Anda dan jalankan. Bagaimana, jalan ‘kan? Selanjutnya video dapat Anda copy ke dalam CD-R (Compact Disc Recordable) atau ke dalam CD-RW (Compact Disc Rewritable) berupa data, atau dibuat menjadi VCD dengan perangkat lunak Nero. Dan jika Anda memiliki e-mail, video juga dapat dikirim melalui e-mail seperti mengirim file biasa. Selain dikirim dengan e-mail, video juga dapat dimasukkan ke dalam Website jika Anda memiliki Website agar dapat ditonton orang lain. Sebelum Anda memasukkan video ke dalam Website, ubah nama dan akhiran file semuanya menjadi huruf kecil agar dapat dijalankan.

Anda juga dapat bekerja dengan 2 buah atau beberapa video sekaligus, mengambil potongan dari video yang satu dan mengambil potongan dari video yang lain, kemudian menggabungkannya menjadi 1 video.


MEMASUKKAN TEKS KE DALAM VIDEO

Berikut ini sedikit bantuan bagaimana cara menambah teks ke dalam video (caranya hampir sama dengan Windows XP Professional SP2):
  1. Jalankan Windows Movie Maker dan panggil video yang akan diedit.
  2. Kemudian seret video ke dalam Storyboard.
  3. Klik menu View kemudian klik Timeline.
  4. Maka kotak Storyboard akan berubah menjadi Timeline.
  5. Klik menu Tools, kemudian klik Titles and Credits.
  6. Keluar berbagai jenis title, pilihlah salah satu jenis title yang Anda inginkan, misalnya Title on the selected clip (Teks di atas video). Keluar kotak Enter Text for Title, ketiklah teks yang Anda inginkan. Anda dapat menggunakan Change the title animation untuk mengubah animasi teks, Change the text font and color untuk mengubah font dan warna. Setelah selesai, klik Add Title.
  7. Untuk menentukan seberapa lama teks dimunculkan di atas video, gunakan kotak teks yang terdapat pada kotak Title Overlay: seret ujung kotak teks ke kanan untuk menambah durasi, sebaliknya seret ke kiri untuk mengurangi durasi.
  8. Untuk melihat hasilnya, jalankan kembali video seperti biasa.
  9. Dengan cara yang sama, Anda dapat menambah teks di bagian lain.
  10. Jika semuanya sudah cocok, simpan kembali video Anda.
 
MEMASUKKAN AUDIO KE DALAM VIDEO

Selain menambah teks seperti di atas, kita juga dapat memasukkan audio (soundtrack) ke dalam video.
  1. Klik kotak kecil yang terdapat pada tulisan Video.
  2. Maka audio yang terdapat dalam video (audio bawaan) akan dipisahkan dan ditempatkan pada kotak Audio.
  3. Panggil audio yang akan dibuat soundtrack, cara memanggilnya sama seperti memanggil video, kemudian seret ke dalam kotak Audio/Music. Jika panjang audio melebihi panjang video, seret ujung kotak audio ke kiri untuk mengurangi panjang audio, dan buat sama panjangnya dengan video. Sehingga apabila video selesai diputar, audio juga selesai.
  4. Jika Anda ingin mematikan audio bawaan vdeio, klik kanan audio yang terdapat pada kotak Audio kemudian klik Mute.
  5. Smpan kembali video seperti biasa, selanjutnya jalankan video, dan lihatlah apa yang Anda dapat.
 
WINDOWS UPDATE

Jika Anda menggunakan Windows Vista dan Anda menggunakan Internet, maka Windows Vista Anda akan di-update (diperbaharui) secara otomatis. Ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kemampuan komputer Anda. Untuk melihat apa saja yang sudah di-install ke dalam komputer (Windows Vista) Anda, ikutilah langkah-langkah di bawah ini:
  1. Klik Start.
  2. Kik Control Panel.
  3. Keluar jendela Control Panel, klik System and Maintenance.
  4. Keluar jendela System and Maintenance, klik Windows Update.
  5. Keluar jendela Windows Update, klik View update history.
  6. Maka Anda akan melihat semua software yang telah di-install ke dalam komputer Anda, termasuk software yang gagal di-install (Failed).
Jika Anda menginginkan, Anda dapat mematikan update otomatis ini, tetapi itu tidak disarankan. Dengan adanya Windows Update, maka Windows Vista Anda akan di-update ke versi yang lebih tinggi, misalnya menjadi Windows Vista Business SP1 (Service Pack 1) jika Anda menggunakan Windows Vista Business, Windows Vista Home Premium SP1 jika Anda menggunakan Windows Vista Home Premium. Wee, enak juga, ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar